Angin Puting Beliung Bercampur Hujan Es Menerjang Beberapa Rumah di Laguboti

Rumah rusak akibat angin puting beliung
Salah satu rumah panggung dengan arsitektur tradisional batak yang rusak parah diterjang angin puting beliung bercampur es pada Minggu, 12 April 2020, sekitar Pukul 14.00 Wib/Foto: Ist

Terkini.id, Toba – Disaat umat kristiani memperingati perayaan Paskah, ada musibah berupa angin puting beliung bercampur es di Toba pada Minggu, 12 April 2020 kemarin.

Peristiwa angin puting beliung bercampur es ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Desa Ompung Raja Hutapea Timur, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Tampak beberapa rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung bercampur es menghantam pada bagian atap maupun dinding rumah warga yang menjadi korban saat kejadian ini.

Salah seorang warga mengaku, bahwa dirinya bersedih atas datangnya musibah tersebut di saat virus corona tengah mewabah yang mengharuskan setiap orang harus berdiam diri di rumah dan menghindari keramaian.

“Kami merasa cemas karena situasi virus corona sekarang ini dan musibah kejadian angin puting beliung ini membuat kami semakin merasa takut,” kata salah seorang warga di lokasi kejadian.

Baca juga:

Beberapa rumah yang rusak akibat terjangan angin puting beliung bercampur es ini, seperti rumah dengan arsitektur tradisional batak atau rumah panggung dan juga beberapa rumah lainnnya.

“Astaga, saat situasi virus corona ada hujan es dan angin puting beliung di kampung halaman saya di Laguboti. Semoga tidak ada korba dan semua keluargaku, saudara-saudaraku di sana bisa tabah menghadapinya,” ujar Hutapea salah seorang warga asal Laguboti yang tinggal di perantauan.

Komentar

Direkomendasikan

Berita Lainnya

Satu Orang Positif Covid-19, Bupati Toba: Segera Lakukan Penelusuran Kontak Fisik Pasien

Dikabarkan Tenggelam di Perairan Danau Toba, Akhirnya Jasad Candra Simbolon Ditemukan

Raih Opini WTP ke-6 Kalinya, Bupati: Inspektorat akan Melaksanakan Pemeriksaan Internal yang Semakin Ketat

Bupati Dosmar Banjarnahor Pimpin Rapat Evaluasi Pembagian Bansos Untuk 10 Kecamatan

Viral! Paska Disambar Petir, Korban Seorang Pemuda Dimandikan Warga dengan Lumpur

Cegah Sebaran Covid19, Para Tokoh Adat se-Kabupaten Toba Teken Kesepakatan Resmi

Meski Situasi Tak Kondusif Dikarenakan Covid19, Masyarakat Toba Masih Minim Kesadaran

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar