Satu Orang Positif Covid-19, Bupati Toba: Segera Lakukan Penelusuran Kontak Fisik Pasien

Bupati Toba Darwin Siagian
Bupati Toba Darwin Siagian bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Toba menyampaikan informasi terkait seorang warganya yang dinyatakan positif Covid-19 di halama Kantor Bupati, Senin, 11 Mei 2020/Foto: Ist.

Terkini.id, Toba – Warga Kabupaten Toba dikejutkan dengan kabar di mana seorang warganya dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan pengecekan hasil swab dari Rumah Sakit USU di Medan, Senin, 11 Mei 2020.

Mengantisipasi hal ini, Bupati Toba Darwin Siagian juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Toba, meminta warganya supaya tidak panik sehubungan dengan kabar terbaru bahwa ada satu warga Kecamatan Balige yang positif terpapar Covid-19.

“Selama ini kita telah menjaga agar Covid-19 tidak masuk ke Toba. Tapi ternyata ada pemberitahuan resmi dari Rumah Sakit USU dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut bahwa ada satu orang positif corona. Swab-nya diambil tanggal 30 April, dan hari ini kita dapat surat dari Dinas Kesehatan dan satu surat dari Rumah Sakit USU,” kata Darwin di hadapan wartawan di kantor Bupati pada Senin sore, 11 Mei 2020.

Bupati Toba, Darwin Siagian, turun langsung memantau keberadaan si pasien di RSUD Porsea. Darwin menginstruksikan agar aparatnya segera menelusuri kembali siapa-siapa saja yang selama ini berhubungan dengan si pasien.

“Saya sudah memerintahkan agar segera dilakukan penelusuran yang lebih detail lagi, siapa-siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan pasien tersebut. Saya meminta kita tetap tenang, dan tidak panik berlebihan. Yang paling penting adalah kita tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” seru Darwin.

Baca juga:

Darwin juga meminta agar petugas medis yang menangani pasien tersebut agar tetap menggunakan alat pelindung diri (APD) dan melakukan penanganan sesuai standar yang ditetapkan.

Saat ini pasien positif terpapar Covid-19 telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea oleh enam orang petugas medis, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, dr Juliwan Hutapea mengenakan alat pelindung diri (APD) menaiki dua mobil ambulans.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tandang Buhit, dr Freddi Seventry Sibarani mengatakan bahwa pada tanggal 29 April 2020 ada tiga warga berobat ke Puskesmas Tandang Buhit, Balige. Mereka sepasang suami-istri dan seorang anaknya. Ketiganya tidak berterus terang bahwa sehari sebelumnya mereka sudah diperiksa dengan tes cepat Covid-19 di RSUD Tarutung, dan hasilnya dua orang “reaktif”, yaitu si ibu dan anaknya yang berusia 21 tahun.

“Ketika itu, tiga orang pegawai Puskesmas Tandang Buhit sempat melakukan kontak fisik dengan kedua pasien. Sesuai dengan protokol Covid-19, ketiga staf itu pun menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, serta tes cepat di Rumah Sakit HKBP Balige, dan hasilnya ‘nonreaktif’,” katanya.

Komentar

Direkomendasikan

Berita Lainnya

Dikabarkan Tenggelam di Perairan Danau Toba, Akhirnya Jasad Candra Simbolon Ditemukan

Raih Opini WTP ke-6 Kalinya, Bupati: Inspektorat akan Melaksanakan Pemeriksaan Internal yang Semakin Ketat

Bupati Dosmar Banjarnahor Pimpin Rapat Evaluasi Pembagian Bansos Untuk 10 Kecamatan

Viral! Paska Disambar Petir, Korban Seorang Pemuda Dimandikan Warga dengan Lumpur

Angin Puting Beliung Bercampur Hujan Es Menerjang Beberapa Rumah di Laguboti

Cegah Sebaran Covid19, Para Tokoh Adat se-Kabupaten Toba Teken Kesepakatan Resmi

Meski Situasi Tak Kondusif Dikarenakan Covid19, Masyarakat Toba Masih Minim Kesadaran

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar